Manado — Perayaan Hari Ulang Tahun Lembaga Investigasi Negara (LIN) ke-8 yang digelar di Gedung Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (27/11/2025), mendadak meledak menjadi perbincangan nasional. Bukan hanya karena kemeriahannya, tetapi karena pidato keras dan menyentuh yang disampaikan Ketua Umum LIN, Robi Irawan Wiratmoko, yang kini viral di berbagai platform — dari TikTok, Instagram, hingga WhatsApp Group pejabat daerah.
Rekaman pidato Robi yang menegaskan tanggung jawab moral LIN sebagai garda kontrol kebijakan publik ditonton puluhan ribu kali dalam hitungan jam dan menjadi bahan diskusi hangat dari aktivis, pengamat kebijakan, hingga masyarakat umum.
“Ini Bukan Organisasi Main-main!” — Pidato Robi Memantik Gelombang Reaksi Publik
Dalam pidatonya, Robi tampil tegas dan tanpa kompromi:
“HUT LIN ke-8 bukan pesta hura-hura. Ini pengingat bahwa kita diberikan mandat moral sebagai anak bangsa untuk mengawasi, menegur, dan memperbaiki negara ini!”
Suasana ruangan pecah oleh tepuk tangan panjang dan sorak dukungan ketika Robi menegaskan bahwa LIN akan tetap kritis dan tidak akan “tutup mata” terhadap penyimpangan apa pun.
“Kita bersinergi dengan pemerintah, iya. Tapi itu tidak berarti kita diam saat melihat pelanggaran di lapangan! Kita punya SOP, kita punya integritas, kita punya keberanian!”
Klip ucapan itu kini viral dengan caption:
“KETUM LIN NGGAK MAU MAIN-MAIN!”
DPD Papua Barat Daya Dilantik: Simbol Ekspansi Nasional LIN
Acara ini semakin menyedot perhatian ketika DPD LIN Papua Barat Daya resmi dilantik langsung oleh Ketum Robi. Video prosesi pelantikan penuh sorak dan yel-yel organisasi itu viral dengan komentar:
“LIN makin besar! Indonesia Timur bangkit!”
“Pengawas kebijakan makin kuat, pemerintah harus hati-hati!”
Momen ini dianggap sebagai tanda bahwa LIN memasuki fase baru sebagai organisasi kontrol publik terbesar yang terus berkembang di seluruh Indonesia.
Pemerintah Sulut Beri Dukungan Terbuka — Netizen: “Akhirnya Ada Pemerintah yang Berani Akui Peran Masyarakat!”
Kaban Kesbangpol Sulawesi Utara, Johnny Alfriets Alexander Suak, hadir mewakili Gubernur dan membuat pernyataan yang memantik gelombang komentar publik.
“Kami sangat mengapresiasi LIN. Pemerintah butuh kontrol. Sinergi adalah langkah terbaik.”
Pernyataan ini viral karena dianggap sebagai pengakuan terbuka pemerintah atas kuatnya fungsi pengawasan masyarakat.
Video itu dibanjiri komentar:
“Akhirnya pemerintah sadar, kontrol itu perlu!”
“Bagus! Jangan alergi diawasi!”
Pesan Kaban yang Makin Meledak: Dukung Visi Presiden Prabowo Lewat Asta Cita
Di akhir sambutannya, Johnny menyerukan agar seluruh elemen masyarakat menjaga sinergi demi pembangunan nasional.
“Mari kita jaga kebersamaan, saling mengingatkan, dan fokus mendukung visi misi Presiden Prabowo melalui Asta Cita.”
Potongan video ini viral karena menggabungkan spirit kebangsaan, pengawasan publik, dan kolaborasi pemerintah.
Penutupan Spektakuler: Cenderamata, Pelantikan, dan Tiup Lilin yang Jadi Momok Media Sosial
Foto-foto tiup lilin bersama ratusan anggota LIN, serta momen Ketum menyerahkan cenderamata kepada Kaban Kesbangpol, langsung berseliweran di Facebook dan X (Twitter). Hashtag #LIN8TahunBangkit dan #InvestigasiUntukNegeri trending di beberapa daerah.
Banyak netizen menilai bahwa HUT LIN ke-8 ini adalah:
🔹 Perayaan organisasi pengawas terbesar yang makin solid
🔹 Momentum kebangkitan kontrol publik
🔹 Titik balik hubungan LIN dan pemerintah
🔹 Sinyal bahwa masyarakat lebih berani bersuara
Acara Dihadiri Oleh:
Ketum LIN, Robi Irawan Wiratmoko
Kaban Kesbangpol Provinsi Sulut
DPD LIN Papua Barat Daya
DPC se-Sulawesi Utara
Para undangan dan tokoh masyarakat












