
09. 10. 2026
– Ketua Umum Lembaga Investigasi Negara (LIN), Gus Robi Irawan, menyampaikan pesan mendalam tentang penggunaan kekuatan, kekayaan, kepintaran, dan kecepatan bertindak dalam kehidupan sehari‑hari, sebagai pengingat bersama untuk menuju kehidupan yang bahagia dan bermartabat .
Dalam pesannya yang disebarkan melalui media visual resmi LIN, Gus Robi menyampaikan:
“Jika punya kekuatan, jangan untuk menyakiti.
Jika punya kekayaan, jangan untuk merendahkan.
Jika punya kepintaran, jangan untuk bodohi.
Jika bisa lakukan cepat, jangan tergesa‑gesa.”
Pesan tersebut disampaikan Gus Robi sebagai refleksi bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran anggota LIN, agar selalu menjaga integritas, profesionalisme, dan kebenaran — yang menjadi motto utama organisasi ini . Ia menegaskan bahwa segala kemampuan dan kelebihan yang dimiliki manusia adalah amanah, bukan sarana untuk merugikan sesama.
“Pesan ini untuk jaga kita semua menuju bahagia,” ujar Gus Robi dalam keterangan tertulisnya.
Lembaga Investigasi Negara (LIN) adalah organisasi yang bergerak di bidang pengawasan publik dan investigasi, dengan visi mendukung terciptanya keadilan serta kebenaran di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara . Gus Robi Irawan secara resmi menjabat sebagai Ketua Umum LIN periode 2026‑2031 setelah Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) di Surabaya pada Juni 2026, yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia .
Pesan singkat namun penuh makna ini kini menjadi pengingat yang disebarkan secara luas ke seluruh jaringan LIN di daerah‑daerah Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan, agar setiap pemegang amanah dan warga senantiasa menggunakan kelebihan yang dimiliki untuk kebaikan bersama.
Penulis :
Muh. Sahid. S

